Beranda > Berita Pajak > 8 juta wajib pajak berpenghasilan rendah

8 juta wajib pajak berpenghasilan rendah

Penambahan 9 juta wajib pajak dalam setahun terakhir tak mendorong penambahan nilai penerimaan negara dari pajak. Ini karena 8 juta dari wajib pajak baru adalah karyawan berpenghasilan rendah, sisanya adalah pelaku usaha kecil dan menengah.

Direktur Jenderal Pajak Tjiptardjo menyampaikan hal itu dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Paskah Suzetta, Penjabat Sementara Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution, dan Kepala Badan Pusat Statistik Rusman Heriawan di Jakarta, Senin (24/8).

Dijelaskan, 70 persen wajib pajak yang terdaftar di Direktorat Jenderal Pajak adalah wajib pajak badan dan 30 persen wajib pajak orang pribadi. Komposisi ideal di negara maju, 70 persen wajib pajak orang pribadi, sisanya wajib pajak badan.

”Butuh waktu lama untuk membalikkan komposisi wajib pajak hingga ke level ideal,” ujar Tjiptardjo. Target penerimaan perpajakan 2010 ditetapkan Rp 729,2 triliun, termasuk cukai.

Anggota Komisi XI DPR, Melchias Markung Mekeng, meminta pemerintah menghapus aturan yang berlawanan dengan undang-undang perpajakan dan menghambat investasi.

Menurut Menteri Keuangan, pihaknya berupaya agar aparat pajak bisa seperti aparat pajak di negara maju dalam mengejar pelaku penghindaran pajak. Ditjen Pajak bisa meniru IRS (lembaga penghimpun penerimaan pajak di Amerika Serikat) yang bisa membongkar 4.000 rekening di bank UBS yang berbasis di Swiss. Sumber : kompas

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: