Beranda > Berita Pajak > Aturan Pajak Baru Ancam SPV Obligasi

Aturan Pajak Baru Ancam SPV Obligasi

Langkah pemerintah mengubah aturan penghindaran pajak berganda bisa mengganggu pasar obligasi. Ketimbang menanggung pajak bunga lebih besar, beberapa perusahaan mempertimbangkan membeli kembali obligasi yang mereka terbitan di negara yang memiliki perjanjian penghindaran pajak berganda dengan Indonesia.

Pada 5 November lalu, Dirjen Pajak menerbitkan Peraturan No. 62 yang akan mulai berlaku 1 Januari 2010. Salah satu poin pentingnya, perusahaan Indonesia yang didirikan di luar negeri baru bisa memanfaatkan penghindaran pajak berganda jika memiliki pegawai dan aktif beroperasi. Selain itu, tidak menggunakan lebih 50% dari pendapatannya hanya untuk membayar biaya seperti bunga dan royalti.

Dampaknya, perusahaan kertas atau paper company asal Indonesia di luar negeri tak bisa lagi memanfaatkan penginderaan pajak berganda. Padahal, menurut kajian firma hukum O’Melveny & Myers LLP tanggal 13 November 2009, sebagian besar korporasi Indonesia menerbitkan obligasi lewat special purpose vehicle (SPV) di luar negeri untuk menghindari pajak bunga obligasi 20%.

Contohnya PT Excelcomindo Pratama Tbk (EXCL) yang sering menerbitkan obligasi global lewat anak usahanya, Excelcomindo Finance B.V. di Belanda. Dengan cara ini, mereka hanya perlu memungut pajak bunga obligasi 10%.

Otomatis, mulai 1 Januari 2010, EXCL mesti membayar pajak 20% dari bunga obligasi. Pilihan lainnya, membeli kembali surat utang dengan harga 100%. “Lebih murah buyback daripada bayar pajak,” kata Direktur Keuangan EXCL Wim Timmermans, kemarin.

EXCL telah membeli kembali 50% dari total obligasi globalnya. “Kami tidak mau lagi menerbitkan obligasi global,” tandasnya. Sedangkan PT Matahari Putra Prima Tbk tengah mengkaji langkah serupa. kontanonline.com

Kategori:Berita Pajak
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: