Beranda > Berita Pajak > BPK Temukan Penyimpangan di Ditjen Pajak

BPK Temukan Penyimpangan di Ditjen Pajak

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah menyelesaikan audit kinerja terhadap Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan. BPK menemukan banyak penyimpangan dan menyatakan Ditjen Pajak sebagai tulang punggung penerimaan negara masih harus banyak melakukan pembenahan.

Demikian disampaikan oleh Anggota III BPK Hasan Bisri di sela acara pelantikan pejabat eselon I BPK di Gedung BPK, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (05/11/2010).

“Audit sudah selesai mudah-mudahan minggu depan bisa diserahkan kepada DPR,” ujar Hasan.

Menurutnya, dari hasil audit tersebut BPK menilai Ditjen Pajak harus melakukan banyak pembenahan. “Hasilnya kan harus DPR dulu yang tahu. Tetapi memang iya pasti ada ditemukan banyak penyimpangan ya bisa dibilang harus banyak melakukan pembenahan,” jelas Hasan.

Sebelumnya, Komisi XI DPR-RI telah menggunakan kewenangannya untuk meminta BPK melakukan audit investasi berbasis kinerja terhadap Direktorat Jenderal Pajak. Hal tersebut dilakukan karena panitia kerja (Panja) yang saat ini sudah dibentuk tidak menghasilkan sesuatu yang memuaskan.

DPR menjelaskan selama ini Ditjen Pajak terkesan berputar-putar dalam menjelaskan masalah perpajakan dalam setiap rapat Panja.

Masalah kasus tertahannya restitusi perpajakan yang dialami Permata Hijau Sawit (PHS) senilai Rp 530 miliar menjadi salah satu contohnya. Maka dari itu DPR meminta BPK untuk turun tangan. sumber : detikfinance.com

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: