Beranda > Berita Pajak > Dirjen Pajak Minta Aparatnya Makin Aktif Kejar Wajib Pajak ‘Nakal’ – Konsultan Pajak

Dirjen Pajak Minta Aparatnya Makin Aktif Kejar Wajib Pajak ‘Nakal’ – Konsultan Pajak

Dirjen Pajak Fuad Rahmany meminta seluruh jajarannya di berbagai daerah untuk semakin aktif mengejar para wajib pajak ‘nakal’ yang belum mematuhi kewajibannya. Masih banyak masyarakat yang belum membayar pajak.

“Banyak hal kita lakukanlah. Kita ini kan yang kerja kepala kantor seluruh Indonesia. Ya mereka akan lebih aktif lagi mengejar wajib pajak. Karena wajib pajak kan kalau tidak dikejar, gak diingatkan mereka akan lalai. Jadi harus terus diingatkan, pengawasannya ditingkatkan. Akan kita optimalkan,” tegas Fuad saat ditemui usai rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/7/2011).

Fuad mengatakan, pihaknya terus berusaha meningkatkan penerimaan pajak lewat program ekstensifikasi, yang saat ini masih rendah.

“Untuk peningkatan penerimaan pajak, basis pajak kita perbesar. Ekstensifikasi dan intensifikasi. Tapi ke depannya saya lebih fokus pada ekstensifikasi. Karena memang ini kekurangan kita selama ini. Ekstensifikasinya agak lambat. Nah, ini akan kita tingkatkan untuk meningkatan penerimaan pajak,” jelasnya.

Dalam laporan Menteri Keuangan Agus Martowardojo kemarin, penerimaan perpajakan hingga akhir semester I tahun ini diperkirakan mencapai Rp 386,7 triliun sehingga perkiraan penerimaan perpajakan hingga akhir tahun ditargetkan mencapai Rp 490,3 triliun.

Fuad menyatakan upaya ekstensifikasi harus dilakukan mengingat masih banyak masyarakat Indonesia yang belum membayar pajak. Melihat perkembangan penerimaan perpajakan sepanjang tahun ini, Fuad mengaku penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) cenderung lambat jika dibandingkan tahun lalu.

“Kalau Pajak Penghasilan kita memang cukup bagus, tapi PPN-nya yang agak lambat. Kita sedang mengkaji,” jelasnya.

Dia sendiri belum mengetahui penyebab dari pelambatan PPN tersebut. Diperkirakan hal itu karena banyaknya fasilitas keringanan pajak.

“Kita juga tidak tahu. Mungkin karena banyak fasilitas-fasilitas selama inikan banyak pembebasan dan mungkin ada hal-hal lain yang juga sedang kita teliti,” tegasnya.

Meskipun demikian, Fuad menyatakan belum berencana mengubah paket pajak yang telah diberikan.

“Gak sih, kita mau lihat dulu. Nanti kita sedang kaji, terus nanti kita akan lakukan peningkatanlah. Kita akan upayakan untuk perbaikan,” pungkasnya.

sumber : finance.detik.com

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: