Beranda > Berita Pajak > Universitas Tak Bebas Pajak – Konsultan Pajak

Universitas Tak Bebas Pajak – Konsultan Pajak

Pemerintah belum bisa memberlakukan pembebasan pajak untuk pergurutan tinggi swasta (PTS). Karena sampai saat ini masih banyak PTS yang sifatnya mencari untung.

Demikian disampaikan oleh Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Bambang Brodjonegoro ketika ditemui usai rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/7/2011).

Menurut Bambang, PTS harus menjadi organisasi nirlaba dengan Badan Hukum Pendidikan (BHP) jika memang ingin mendapat pembebasan pajak.

“BHP, itukan nirlaba, nggak perlu pajak kan kalau memang nirlaba,” ungkap Bambang.

Bambang menambahkan saat ini masih ada PTS yang berbentuk yayasan. Padahal, lanjutnya, pemerintah telah menawarkan untuk perubahan yayasan menjadi BHP.

“Sekarang mereka nggak mau BHP. Yayasan itu kan profit taking. Yayasan zaman dulu, karena memang mereka kan nyari duit. Mereka yang dulu menolak kan, mereka yang dulu menginisiatif penolakan terhadap BHP, sekarang tanggung resiko, bahwa mereka di anggap sebagai bisnis entity,” ujarnya.

Lebih jauh Bambang mengatakan, jika memang para PTS ingin bebas dari pajak, opsi lainnya adalah dengan menjadi Perguruan Tinggi Negeri. “Kalau dia nggak mau bayar pajak jadi PTN,” tegas dia.

Namun, Bambang menegaskan PTS tetap tidak akan mendapatkan pembebasan PBB. Pasalnya, pajak tersebut masih berlaku untuk semua.

“Kalau PBB standarlah, namanya juga dia pakai, semua bayar kenapa dia nggak. Jadi, sudahlah pajak berlaku untuk semua. Jadi kalau dia nggak mendeclare sebagai nirlaba ya bagimana dia bisa bebas pajak,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Suharyadi meminta kepada pemerintah agar mendapatkan penghapusan pajak dalam kegiatan pendidikan. Salah satu alasannya karena PTS masuk dalam sektor nirlaba atau tak mencari keuntungan.

Suharyadi menambahkan, pembebasan pajak penting untuk menunjang kegiatan PTS. Selain itu, keringanan pajak pagi pengusaha yang membantu PTS juga diharapkan bisa terealisasi.

sumber : detik.com

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: