Beranda > Bea Cukai > Dirjen Bea Cukai Curhat Kekurangan Pegawai

Dirjen Bea Cukai Curhat Kekurangan Pegawai

Dirjen Bea Cukai Agung Kuswandono mengakui instansinya mengalami kekurangan pegawai. Hal ini terjadi di tengah pembengkakan jumlah PNS di banyak instansi pemerintah lainnya.

“Sekarang ini kita punya sekitar 11 ribu aparat, 10.600-an, kurang dari 11 ribu. Jadi berbeda dengan isu moratorium PNS, di Bea Cukai malah shortage, kekurangan pegawai. Selain banyak pegawai pensiun, juga perkembangan ekonomi ke depan membutuhkan pelayanan yang lebih banyak. Kalau mau guyonan, pulau di Indonesia ada 17 ribu, pegawainya ada 11 ribu, jadi ada 6 ribu pulau kosong yang tidak ada pegawainya,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Jalan Jend. Ahmad Yani, Jakarta, Senin (8/8/2011).

Meskipun membutuhkan pegawai baru, lanjut Agung, kebutuhan tersebut tidak akan sebanyak Ditjen Pajak. Penambahan itu untuk mengantisipasi jalur rawan penyelundupan yang semakin berkembang.

“Bisa butuh banyak, kita perlu banyak, kita ini jaga perbatasan, meskipun tidak perlu sebanyak pajak tapi kan semuanya akan berkembang, jalur-jalur potensi tempat-tempat rawan akan berkembang. Dulu, narkoba hanya diselendupkan di Cengkareng, sekarang sudah ada di Nunukan, Tarakan berarti pengawasan mesti semakin banyak,” jelasnya.

Selain itu, kebutuhan pegawai tersebut juga untuk mengantisipasi perkembangan daerah seiring dengan perkembangan ekonomi. Pihaknya telah mengantisipasi beberapa hal misalnya Tanjung Priok akan berkembang, Bandara Soekarno Hatta akan berkembang. Ketiga, kawasan Timur Indonesia juga akan berkembang.

“Intinya, Bea Cukai harus bisa menyiapkan diri dari sekarang untuk mengantisipasi perkembangan ini,” katanya.

Menurutnya perlu disiapkan dari infrastruktur, sarana dan prasarana, terutama dari SDM sehingga pegawai harus nambah apalagi di Tanjung Priok ada layanan 24 jam sehari, 7 hari seminggu.

“Seperti ada berita Lombok akan dijadikan bandara internasional, kami sudah siap-siap meskipun belum diajak bicara, tapi kami tahu kalau jadi bandara internasional maka harus ada CIQ, pegawai saya harus saya training, jumlahnya harus ada, ini semua harus disiapkan, kalau menunggu dikasih tahu maka akan lewat,” tandasnya. sumber : finance.detik.com

Kategori:Bea Cukai
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: