Beranda > Artikel > Azas Pajak Suatu Negara

Azas Pajak Suatu Negara

konsultan pajak surabaya. Ada beberapa azas perpajakan yang lazim dianut oleh suatu negara dalam memajaki pernghasilan, yaitu  azaz domisili, azas sumber, azas kewarganegaraan azas teritorial.

Berdasarkan azas domisili wajib pajak dikenakan pajak di negara tempat wajib pajak. Umumnya negara ini merapkan prinsip world wide income, yaitu perbghasilan akan dikenakan pajak di negara domisili baik yang diperoleh dari dalam negeri atau dari luar negeri.

Berdasarkan azas sumber pajak dikenakan berdasarkan di mana sumber penghasilan berasal. Indonesia menganut azas sumber dalam hal pemajakan untuk wajib pajak luar negeri, sehingga bisa dikatakan sebenarnya indonesia menganut azas campuran.

Berdasarkan azas kewarganegaraan, maka pengenaan pajak didasarkan pada status kewarganegaraan seseorang, contohnya Amerika.  Sedangkan berdasarkan azas teritorial maka pajak yang dikenakan atas penghasilan yang diperoleh di wilayah suatu negara, contohnya Hongkong.

Perbedaan azas yang dianut suatu negara bisa mengakibatkan permasalahan pajak berganda. ( tax treaty )

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: